Rabu, 10 September 2025

Mengapa Memilih Cat Marka Jalan Suryaline? Jaminan Kualitas dari Laboratorium Terlengkap

Mengapa Memilih Cat Marka Jalan Suryaline? Jaminan Kualitas dari Laboratorium Terlengkap

 

Mengapa Memilih Cat Marka Jalan Suryaline? Jaminan Kualitas dari Laboratorium Terlengkap




Memilih cat marka jalan yang tepat bukan sekadar soal warna dan harga, tapi juga tentang durabilitas, visibilitas, dan keamanan. Di PT Surya Marga Pratama (Suryaline), kami memahami betul hal ini. Itulah mengapa kami menginvestasikan secara besar-besaran pada peralatan riset dan Quality Control (QC) di laboratorium kami. Dengan kelengkapan alat-alat canggih ini, kami memastikan setiap produk cat marka jalan Suryaline yang sampai di tangan Anda adalah produk dengan kualitas terbaik.


Alat-alat Canggih di Balik Kualitas Suryaline

Kualitas prima tidak tercipta begitu saja, melainkan melalui serangkaian pengujian ketat. Berikut adalah beberapa alat esensial di laboratorium kami dan bagaimana fungsinya berkorelasi langsung dengan kualitas produk cat marka jalan Suryaline.

1. Softening Point Tester

Fungsi: Alat ini mengukur titik leleh atau suhu di mana suatu bahan mulai melunak. Korelasi Kualitas: Untuk cat thermoplastic, titik leleh yang stabil sangat krusial. Cat dengan titik leleh yang terlalu rendah akan mudah melunak dan melekat pada ban kendaraan saat cuaca panas, sementara titik leleh yang terlalu tinggi akan sulit diaplikasikan. Alat ini memastikan produk kami tetap stabil di berbagai kondisi cuaca ekstrem dan tidak mudah rusak.




2. Spektrofotometer

Fungsi: Alat ini mengukur intensitas cahaya yang diserap atau ditransmisikan oleh suatu zat pada panjang gelombang tertentu. Korelasi Kualitas: Spektrofotometer digunakan untuk mengukur tingkat kecerahan dan warna cat. Alat ini memastikan bahwa warna cat marka jalan Suryaline sesuai dengan standar yang ditetapkan (misalnya, putih yang sangat terang) dan memiliki visibilitas optimal, terutama di malam hari, untuk meningkatkan keamanan berkendara.

3. Infrared Thermometer

Fungsi: Alat ini mengukur suhu suatu objek dari jarak jauh tanpa kontak fisik. Korelasi Kualitas: Dalam proses aplikasi cat marka thermoplastic, suhu yang tepat saat pelelehan sangat penting. Jika suhu terlalu rendah, cat tidak akan menempel dengan sempurna; jika terlalu tinggi, dapat merusak pigmen dan material lainnya. Infrared thermometer memastikan bahwa cat dipanaskan pada suhu ideal, menjamin aplikasi yang efektif dan hasil akhir yang kuat.




4. Abrasion Tester

Fungsi: Alat ini mengukur daya tahan suatu material terhadap gesekan atau abrasi. Korelasi Kualitas: Cat marka jalan harus tahan terhadap gesekan konstan dari roda kendaraan dan kondisi lingkungan. Abrasion tester mensimulasikan keausan ini untuk menguji daya tahan dan umur pakai cat. Hasil pengujian ini memastikan produk Suryaline memiliki daya tahan luar biasa terhadap lalu lintas padat, sehingga tidak mudah pudar atau terkikis.

5. Pull-off Adhesion Tester

Fungsi: Alat ini mengukur kekuatan adhesi (daya lekat) antara cat dan permukaan jalan. Korelasi Kualitas: Daya lekat yang kuat adalah kunci durabilitas cat marka jalan. Jika cat tidak menempel dengan kuat, ia akan mudah terkelupas atau lepas. Pengujian ini menjamin bahwa produk Suryaline memiliki daya rekat superior pada berbagai jenis aspal atau beton, sehingga marka jalan tetap utuh dan fungsional dalam jangka waktu yang lama.

6. Viskometer

Fungsi: Alat ini mengukur viskositas atau kekentalan suatu cairan. Korelasi Kualitas: Viskositas yang tepat sangat penting untuk kemudahan aplikasi dan hasil akhir yang rata. Jika terlalu kental, cat akan sulit disemprotkan atau diaplikasikan; jika terlalu encer, cat akan menetes dan menghasilkan lapisan yang tipis. Dengan viskometer, kami memastikan konsistensi cat cair kami optimal untuk aplikasi yang mudah dan hasil yang presisi.

7. pH Meter

Fungsi: Alat ini mengukur tingkat keasaman atau kebasaan suatu zat. Korelasi Kualitas: Untuk cat marka jalan berbahan dasar air, pH yang stabil sangat penting untuk stabilitas formulasi dan performa produk. pH yang tidak tepat dapat mempengaruhi daya rekat, waktu pengeringan, dan ketahanan cat terhadap korosi. Pengujian pH menjamin stabilitas dan efektivitas cat marka jalan berbasis air kami.

8. Piknometer

Fungsi: Alat ini digunakan untuk mengukur massa jenis atau densitas suatu zat. Korelasi Kualitas: Densitas yang konsisten menunjukkan bahwa formulasi cat telah tercampur dengan baik dan proporsi bahan baku sudah tepat. Pengujian ini memastikan homogenitas produk, yang secara langsung mempengaruhi kualitas dan performa cat secara keseluruhan.


Dengan investasi pada alat-alat riset dan QC yang komprehensif ini, PT Surya Marga Pratama berkomitmen penuh untuk tidak hanya memproduksi cat marka jalan, tetapi juga menjamin keamanan, daya tahan, dan visibilitas optimal di setiap ruas jalan. Memilih Suryaline berarti memilih jaminan kualitas yang didukung oleh ilmu pengetahuan dan teknologi terdepan.

Jumat, 04 Oktober 2024

Mengenal Arti Garis Marka di Area Bandara : Apa itu Runway Designation Marking?

Mengenal Arti Garis Marka di Area Bandara : Apa itu Runway Designation Marking?

 

Apa itu Runway Designation Marking?

Runway Designation Marking atau dalam bahasa Indonesia bisa diartikan sebagai penanda arah landasan pacu. Ini adalah kombinasi angka dan huruf yang terdapat di ujung landasan pacu. Tanda-tanda ini mungkin terlihat sederhana, namun memiliki peran yang sangat penting dalam dunia penerbangan.

Fungsi Utama

Menunjukkan Arah Mata Angin: Angka yang tertera pada penanda ini menunjukkan arah mata angin dari ujung landasan pacu dalam hitungan derajat, namun dibulatkan ke puluhan terdekat. Misalnya, jika arah mata angin adalah 340 derajat, maka yang tertera pada landasan pacu adalah 34.




Membedakan Landasan Pacu: Pada bandara yang memiliki lebih dari satu landasan pacu, huruf seperti L (Left), R (Right), atau C (Center) ditambahkan setelah angka untuk membedakan landasan pacu tersebut.




Bantuan Navigasi: Penanda ini sangat membantu pilot dalam menentukan arah lepas landas atau pendaratan, terutama saat kondisi cuaca buruk atau visibilitas terbatas.

Koordinasi dengan ATC: Penanda ini juga memudahkan komunikasi antara pilot dan Air Traffic Controller (ATC) dalam mengoordinasikan penerbangan.


Contoh Penamaan

09/27: Artinya landasan pacu tersebut memiliki dua arah yang berlawanan, yaitu 09 (sekitar 90 derajat atau arah timur) dan 27 (sekitar 270 derajat atau arah barat).

35L: Artinya landasan pacu tersebut mengarah ke sekitar 350 derajat (utara-barat) dan merupakan landasan pacu paling kiri.


Mengapa Penting?

Keselamatan Penerbangan: Penanda arah yang jelas sangat penting untuk menghindari kesalahan dalam memilih landasan pacu, yang dapat berakibat fatal.

Efisiensi Operasional: Dengan penanda yang jelas, proses lepas landas dan pendaratan dapat dilakukan dengan lebih efisien dan aman.

Standarisasi Internasional: Sistem penamaan landasan pacu ini sudah menjadi standar internasional, sehingga memudahkan pilot yang beroperasi di berbagai bandara di dunia.


Kesimpulan

Runway Designation Marking adalah bagian penting dari sistem navigasi di bandara. Dengan memahami arti dan fungsinya, kita dapat lebih menghargai kompleksitas operasi penerbangan.

Rabu, 04 September 2024

    Alat Uji Retroreflektometer SURYALINE : Standar RL dan Qd, Solusi Tepat Untuk Aplikator Marka Jalan Indonesia

Alat Uji Retroreflektometer SURYALINE : Standar RL dan Qd, Solusi Tepat Untuk Aplikator Marka Jalan Indonesia

    Alat Uji Retroreflektometer SURYALINE : Standar RL dan Qd, Solusi Tepat Untuk Aplikator Marka Jalan Indonesia

    Alat Uji Retroreflektometer adalah alat pengukuran portable yang digunakan untuk mengukur tingkat pantulan cahaya yang dipantulkan permukaan marka jalan dan bandara yang dapat dilihat oleh pengemudi di bawah penerangan kendaraan bermotor, dan menentukan karakteristik retrorefleksi dari glassbead yang ditaburkan pada permukaan cat marka jalan. Alat ini dapat mengukur secara bersamaan indeks visibilitas siang hari (Qd) dan visibilitas malam hari (RL), serta suhu dan kelembaban secara efisien.




    Alat ini sangat penting karena alat ini dapat mengukur seberapa besar nilai pantulan marka jalan yang teraplikasi di jalan raya. Umumnya nilai standar pantulan marka di Indonesia diatur minimal 300 mcd/m2/lux. Marka jalan dibawah nilai standar tidak akan terlihat jelas pada malam hari dan hal ini dapat mengurangi fungsi marka sebagai alat keselamatan lalu lintas jalan. Inilah alasan mengapa pentingnya keberadaan alat uji retroreflektometer ini sebagai alat untuk kontrol kualitas pekerjaan cat marka jalan.
    
Alat Uji Retroreflektometer ini umumnya dibuat oleh produsen Eropa ataupun Amerika. Namun sekarang dengan perkembangan teknologi dan juga semakin meningkatnya kebutuhan pasar akan alat ini, negara di Asia seperti China juga dapat memproduksi alat uji retroreflektometer ini dengan tingkat akurasi yang baik, bahkan dengan harga yang jauh lebih kompetitif. Hadirnya alat uji retroreflektometer dengan harga yang kompetitif ini juga membantu para aplikator dan para pengusaha di bidang cat marka jalan untuk bisa menjaga dan meningkatkan kualitas pekerjaan serta kualitas cat marka jalan itu sendiri.




    Untuk menjawab kebutuhan pasar akan alat uji retroreflektometer yang handal, akurat serta harga yang kompetitif, kami dari PT. Surya Marga Pratama (SURYALINE) menghadirkan alat uji retroreflektometer yang sangat cocok untuk pasar Indonesia. Alat ini memiliki beberapa keunggulan diantaranya
  1. Alat uji retroreflektometer ini memiliki standar pengukuran RL dan Qd
  2. Bentuk alat sangat ergonomis, ringan (5kg) dan mudah dibawa kemana saja
  3. Dapat mencetak hasil (print out) langsung di tempat dengan koneksi bluetooth printer
  4. Hasil yang akurat dengan standar mengacu pada merk EU dan USA (Delta/Zehntner)
  5. Dilengkapi GPS untuk akurasi lokasi pengukuran
  6. Dilengkapi pengukur suhu dan kelembaban lingkungan
  7. Layar sentuh berwarna yang mudah dioperasikan
  8. Data dapat ditransfer ke komputer lewat koneksi USB
  9. Dukungan layanan servis penuh di Indonesia dari SURYALINE
  10. Harga terjangkau



    Menurut Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat No. KP106/AJ.501/DRJD/2019 tentang Petunjuk Teknis Marka Jalan, disebutkan bahwa untuk marka jalan yang terpasang di permukaan jalan harus dilakukan pengujian salah satunya adalah pengujian retroreflektifitas menggunakan alat uji retroreflektometer. Pengujian ini dilakukan dengan mengambil sampel pengujian minimal 9 titik (3 di awal, 3 di tengan dan 3 di akhir) per jenis dan per lokasi pemasangan marka dan diambil hasil rata-rata dari semuanya.
    
Selain itu dalam peraturan yang sama disebutkan marka jalan harus memiliki tingkat visibilitas yang baik untuk siang dan malam hari dan besarannya terukur dalam nilai retroreflektif.     
    
Nilai retroreflektif Coefficient of Retroreflected Luminance (RL) untuk warna putih paling sedikit 300 mcd/m2/lux setelah aplikasi hingga 6 bulan setelahnya dan pada akhir  tahun pertama tersisa 250 mcd/m2/lux. Pengukuran terhadap Luminance Coefficient under Diffuse Illumination (Qd) pengukuran terhadap vibilitas marka pada siang hari minimal 160 mcd/m2/lux
    
Sedangkan untuk warna kuning, Nilai retroreflektif untuk warna kuning (RL) paling sedikit 175 mcd/m2/lux setelah aplikasi hingga 6 bulan setelahnya dan pada akhir  tahun pertama tersisa 100 mcd/m2/lux. Pengukuran terhadap Luminance Coefficient under Diffuse Illumination (Qd) pengukuran terhadap vibilitas marka pada siang hari minimal 160 mcd/m2/lux

Alat Uji Retroreflektometer SURYALINE merupakan alat yang penting dan wajib dimiliki oleh para pelaku usaha pengecatan marka. Dalam hal ini para kontraktor pekerjaan marka. Dengan harga yang kompetitif dan juga fungsi yang sangat penting untuk menghindari kegagalan aplikasi, SURYALINE siap mensupport kebutuhan penyediaan alat uji retroreflektometer di Indonesia.

INFORMASI HARGA ALAT RETRO MARKA JALAN DAN PEMESANAN HUBUNGI DAN JAMINAN SERVICE CENTRE
PT Surya Marga Pratama
Kawasan Industri Jababeka 1
Jl. Jababeka IV Blok T No. 2J Pasirgombong, Cikarang Utara
Kab. Bekasi 17530
email : adm.suryamarga@gmail.com
Telp / WA : 0821 1317 7378

Rabu, 21 Agustus 2024

Alat Ukur Ketebalan Marka Jalan Marking Thickness Gauge Mitutoyo Digimatic

Alat Ukur Ketebalan Marka Jalan Marking Thickness Gauge Mitutoyo Digimatic










 


Alat Ukur Ketebalan Marka Jalan Marking Thickness Gauge Mitutoyo Digimatic Didistribusikan oleh SURYALINE

Marking Thickness Mitutoyo Digimatic adalah alat yang secara akurat digunakan mengukur ketebalan cat marka jalan Thermoplastic. Alat ini mudah digunakan, akurat dan cocok untuk mengukur ketebalan marka jalan thermoplastic maupun coldplastic.

Parameter Teknis

  • Rentang Pengukuran 0 - 12,7 mm
  • Min. Pengukuran 0,01 mm
  • Temp Pengukuran 0 - 50 C





INFORMASI HARGA ALAT UKUR KETEBALAN CAT MARKA JALAN DAN PEMESANAN HUBUNGI
PT Surya Marga Pratama
Kawasan Industri Jababeka 1
Jl. Jababeka IV Blok T No. 2J Pasirgombong, Cikarang Utara
Kab. Bekasi 17530
email : adm.suryamarga@gmail.com
Telp / WA : 0821 1317 7378

Kamis, 15 Agustus 2024

Alat Uji Retroreflektometer RL dan Qd ex China Didistribusikan oleh SURYALINE

Alat Uji Retroreflektometer RL dan Qd ex China Didistribusikan oleh SURYALINE

Alat Uji Retroreflektometer adalah alat untuk mengukur tingkat retroreflektif (kemampuan memantulkan cahaya) dari cat marka jalan dan marka bandara. 


Alat ini memiliki kemampuan untuk mengukur satuan tingkat visibilitas malam (RL) dan visibilitas siang hari (Qd).

Retroreflektometer ini adalah instrumen pengukuran portable yang digunakan untuk mengukur tingkat pantulan cahaya yang dipantulkan permukaan marka jalan dan bandara yang dapat dilihat oleh pengemudi di bawah penerangan kendaraan bermotor, dan menentukan karakteristik retrorefleksi.
Alat ini dapat mengukur secara bersamaan indeks visibilitas siang hari (Qd) dan visibilitas malam hari (RL), suhu dan kelembaban secara efisien.

Fitur
  1. Dilengkapi dengan sensor berkualitas tinggi untuk memastikan keakuratan pengukuran;
  2. Layar sentuh berwarna menampilkan suhu dan kelembaban secara realtime;
  3. Pengukuran retroreflectometer ultracepat;
  4. Port USB untuk mengekspor data uji ke komputer;
  5. Printer Bluetooth mini; untuk mencetak hasil pengukuran secara langsung
  6. GPS untuk garis bujur dan garis lintang untuk setiap data pengujian;
Spesifikasi Teknis
Parameter Pengukuran Retroreflective coefficient (mcd•m-2•lx-1)
Rentang PengukuranQd(mcd•m-2•lx-1): 0~400;
R
L(mcd•m-2•lx-1): 0~4000
Jarak Pengamatan Setara 30m
Area Pengukuran 200X95mm
Sudut Iluminasi Qd Diffuse
Sudut Iluminasi RLASTM E1710: 88.76° EN 1436: 1.24°
ASTM E1710: 1.05° EN 1436: 2.29°

Temperature Sumber Cahaya 2856±50K(CIE A light source)
Tingkat Kesalahan Pengukuran ≤2%
Daya Tahan Penggunaan Baterai >30h
Kapasitas penyimpanan Data 4GB, more than 100,000 data
Ukuran Layar 5 inch Full Warna Layar Sentuh
Kapasitas Baterai Terpasang 12V / 5.2Ah
Pengisian Baterai DC 15V
Suhu Penggunaan -15~+60
Kelembaban Maks 98%
Ukuran Alat sekitar 705x140x140mm
Berat Alat sekitar 5KG




Perangkat ini mensimulasikan nilai pantulan Cahaya dari lampu depan kendaraan dalam jarak 30 meter dari titik objek marka yang dipantulkan glassbead pada permukaan objek marka dan ditangkap oleh pengamat (mata pengendara). Alat ini sesuai dengan Standar Metode ASTM E1710 dan EN 1436






INFORMASI HARGA ALAT RETRO MARKA JALAN DAN PEMESANAN HUBUNGI
PT Surya Marga Pratama
Kawasan Industri Jababeka 1
Jl. Jababeka IV Blok T No. 2J Pasirgombong, Cikarang Utara
Kab. Bekasi 17530
email : adm.suryamarga@gmail.com
Telp / WA : 0821 1317 7378

Selasa, 19 Desember 2023

Mengenal Alat Uji Retroreflektometer : Alat Ukur Nilai Pantul Marka Jalan dan Rambu Jalan

Mengenal Alat Uji Retroreflektometer : Alat Ukur Nilai Pantul Marka Jalan dan Rambu Jalan

Retroreflektometer Marka Jalan Portable adalah alat untuk mengukur tingkat retroreflektif (kemampuan memantulkan cahaya) dari cat marka jalan dan marka bandara. Alat ini umumnya menggunakan satuan pengukuran milicandela per lux per meter persegi (mcd/lux/m²) sebagai satuan pengukuran kecerahan atau intensitas cahaya yang dipantulkan. Untuk jarak pengukuran, satuan yang umum digunakan adalah meter (m).




Retroreflektometer digunakan untuk mengukur kemampuan suatu bahan atau permukaan untuk memantulkan cahaya kembali ke sumbernya dengan sudut datang yang sama. Alat ini biasanya digunakan dalam industri lalu lintas, keselamatan jalan, dan rekayasa lalu lintas untuk mengukur reflektivitas materi retroflektif seperti marka jalan, tanda jalan, dan pelat nomor kendaraan.

Retroreflektometer bekerja berdasarkan prinsip pemantulan cahaya. Alat ini mengarahkan cahaya ke permukaan yang akan diuji dengan sudut tertentu. Ketika cahaya mencapai permukaan tersebut, bahan retroflektif pada permukaan tersebut memantulkan cahaya kembali ke arah sumber cahaya, tanpa memperhatikan sudut datangnya. Sensor di dalam retroreflektometer mengukur intensitas cahaya yang dipantulkan, dan hasilnya dinyatakan dalam satuan cd/m².


Komponen Utama :

a. Sumber Cahaya: Biasanya menggunakan lampu LED atau laser yang dapat menghasilkan cahaya dengan intensitas tinggi.
b. Sistem Pemantulan: Terdiri dari prisma atau lensa khusus yang memantulkan cahaya kembali ke sumbernya.
c. Sensor Cahaya: Mendeteksi dan mengukur intensitas cahaya yang dipantulkan.
d. Elektronik Pengolah Data: Memproses hasil pengukuran dan menampilkan nilai reflektivitas.


Cara Penggunaan :

a. Tempatkan retroreflektometer pada jarak yang telah ditentukan dari permukaan yang akan diukur.
b. Nyalakan sumber cahaya dan arahkan ke permukaan.
c. Alat akan mengukur intensitas cahaya yang dipantulkan dan memberikan nilai reflektivitas.





Keunggulan :

a. Akurasi Tinggi: Mampu memberikan hasil pengukuran dengan tingkat akurasi yang tinggi.
b. Pengukuran Cepat: Proses pengukuran dapat dilakukan dengan cepat dan efisien.
c. Aplikasi Luas: Digunakan dalam berbagai bidang, terutama dalam konteks keselamatan lalu lintas.



Retroreflektometer merupakan alat yang sangat penting dalam memastikan keamanan dan keterbacaan marka jalan serta tanda lalu lintas lainnya. Dengan memberikan nilai reflektivitas, alat ini membantu mengidentifikasi bahan retroflektif yang memerlukan pemeliharaan atau penggantian untuk memastikan efektivitasnya dalam kondisi cahaya yang berbeda.